GODAAN SYETAN DIWAKTU SAKARATUL MAUT

Bismillahirrahmaanirrahiim …

“Sesungguhnya Syetan itu musuh Kamu yang terang nyata” (Al-Baqarah : 208)

Telah diriwayatkan dalam sebuah hadits, bahwasannya apabila manusia sedang sakaratul maut, maka datanglah syetan laknatullah , kemudian duduk di sisi kepala seorang hamba, lalu syetan itu berkata : “Tinggalkan agama ini (Islam), katakan bahwa Tuhan itu ada dua, sehingga kamu akan selamat dari kepedihan sakaratul maut”.

Apabila telah terjadi peristiwa demikian, maka itu adalah bahaya yang sangat mengerikan dan ketakutan yang besar. Oleh sebab itu, tetaplah dirimu agar selalu menangis dan merendahkan diri, serta menghidupkan waktu malam dengan memperbanyak rukuk dan sujud sehingga kamu dapat selamat dari siksaan yang sangat pedih dari Allah SWT.

Pada suatu ketika, Al-Imam Abu Hanifah pernah ditanya oleh seseorang “Dosa apakah yang dikhawatirkan dapat menghapus iman seseorang pada waktu sakaratul maut?”. Beliau menjawab : “Meninggalkan syukur atas keimanan, meninggalkan rasa takut apabila mati tidak beriman dan menganiaya sesama makhluk”.

Ada sebuah cerita, yaitu sesungguhnya Abu Zakariah adalah seorang yang zuhud . Ketika mendekati ajalnya datanglah seorang temannya. Pada waktu itu Abu Zakariah dalam keadaan sakaratul maut, kemudian temannya itu mengajarkan di telinganya kalimat Thayyibah yaitu : “Tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah”. Akan tetapi , Abu Zakariah memalingkan wajahnya dari temannya dan ia tidak mengucapkan kalimat itu sedikit pun. Lalu temannya mengulanginya lagi untuk kedua kalinya, akan tetapi Abu Zakariah tetap memalingkan wajahnya dari temannya. kemudian temannya mengulanginya lagi untuk ketiga kalinya, maka Abu Zakariah berteriak dan berkata : “Aku tidak akan mengucapkannya”.

Akhirnya Abu Zakariah menceritakan keadaan sebenarnya yang telah dialaminya, ia berkata : “Telah datang kepadaku iblis dengan membawa semangkok air, lalu ia berdiri di sisi kananku  dan menggerak-gerakan mangkok yang berisi air tersebut seraya berkata kepadaku : “tidaklah kamu membutuhkan air?. katakanlah bahwa Isa itu adalah anak Allah”. Maka aku berpaling darinya”.

Kemudian iblis itu datang lagi di sebelah kakiku dengan mengucapkan sebagaimana tadi. Lalu yang ketiga kalinya ia berkata “Katakanlah bahwa Allah itu tidak ada”. Maka aku menjawab : “Aku tidak akan mengucapkannya”. Ketika itu jatuhlah mangkok yang dibawa oleh iblis itu dan berlarilah iblis tersebut. Aku menolak pada iblis itu, bukan pada kamu semua. dan aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah SWT dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah”.

Dipublikasi di ISLAMI | Meninggalkan komentar

HUKUMAN MATI & HAM

Secara konstitusional bedasarkan putusan Mahkamah Konstitusi hukuman mati dibenarkan dalam Undang-Undang Dasar 1945. Meskipun dalam penerapannya  sering menuai kritik. Dalam Pasal 28 I UUD 1945 menyatakan bahwa hak untuk hidup merupakan hak asasi yang tidak bisa dikurangi dalam keadaan apapun. Namun, Pasal 28 J UUD 1945 secara jelas dikatakan bahwa setiap orang wajib  menghormati hak asasi orang lain.

Dalam hukum Islam terdapat kaidah yang menyatakan bahwa hak-hak manusia dibatasi oleh hak-hak orang lain. Artinya, hak seseorang dilindungi selama yang bersangkutan tidak melanggar hak-hak orang lain. “Ini konsep penegakan HAM dalam Islam,

“Orang yang mengatakan bahwa hukuman mati itu melanggar HAM hanya melihat dari sisi beratnya hukuman saja. Padahal, hukuman itu adalah reaksi dari sebuah aksi. Ada hukuman mati karena yang bersangkutan telah mengakibatkan orang lain mati. Apakah membunuh orang lain itu tidak melanggar HAM? Kalau tidak, berarti hukuman mati pasti juga tidak melanggar HAM kan?”

hukuman mati juga berlaku bagi aktor intelektual yang menjadi otak dalam kasus pembunuhan dan itu terbukti di pengadilan. Kasus itu termasuk al isytirak ghair mubasyir. “Terlibat dalam kasus pembunuhan sebagai aktor intelektual yang merencanakan, tapi tidak menjadi eksekutornya. Bahkan ada ulama yang menyatakan hanya otak pembunuhan itu saja yang dikenai hukuman mati, sedangkan yang disuruh cukup dihukum ta’zir saja.

Terangnya, menurut Dekan Fakultas Dakwah dan Ushuluddin IAI Nurul Jadid Syamsuri Hasan Syamhas, panggilan akrab lelaki yang saat ini berada di Mesir melakukan penelitian dan konsultasi dengan pakar hukum Islam tentang  Hak Asasi Manusia dalam vonis mati perspektif maqasid syariah, Program Academic Recharging For Islamic Higher Education dari Diktis Kemenag RI mengatakan, terkait isu HAM memang terus muncul setiap kali vonis hukuman mati dijatuhkan. -Sumber : Kompasiana

 

HUKUMAN MATI MENURUT ISLAM & HAM

Hukuman Mati Menurut HAM
Penerapan hukuman mati digolongkan sebagai bentuk hukuman yang kejam dan tidak manusiawi, di samping melanggar Pasal 3 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (Universal Declaration of Human Rights).
Pasal 3 Deklarasi Universal: “Setiap orang mempunyai hak atas penghidupan, kemerdekaan dan keselamatan seseorang.”
Jaminan ini dipertegas pula dengan Pasal 6 ayat 1 dan Pasal 7 Kovenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik (International Covenant on Civil and Political Rights-ICCPR) sekaligus dikuatkan lagi oleh Protocol Opsional  Kedua (Second optional Protocol) atas perjanjian Internasional mengenai hak-hak Sipil dan Politik tahun 1989 tentang Penghapusan Hukuman Mati.
Dalam beberapa instrument, larangan hukuman mati dimuat dalam sebuah protokol tersendiri.Kovenan Internasional tentang Hak-hak Sipil dan Politik dan Konvensi Amerika, keduanya membatasi hukuman mati pada “kejahatan yang paling berat”.
Keduanya mengatur bahwa hukuman mati harus hanya boleh dikenakan oleh sesuatu “keputusan final suatu pengadilan yang berwenang” sesuai dengan undang-undang yang tidak retroaktif.
Hukuman Mati dalam Islam
Dalam hukum Islam, sanksi pidana yang dapat menyebabkan pelakunya dihukum mati terjadi pada tiga kasus.
لا يحلّ دم امرئ مسلم إلاّ بإحدى ثلاث : كفر بعد إيمان ووزن بعد إحصان وقتل نفس بغير نفس
“Tidak halal darah (jiwa) seorang muslim kecuali karena salahsatu dari tiga hal yaitu kufursesudah iman, zina sesudah ihsan (kawin) dan pembunuhan.
Sumber : Islam Cendikia
 
Dalam Al Qur’an Allah memerintahkan hukum mati bagi para pembunuh sadis: ”Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash (hukum mati) berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh..[Al Baqarah:178]

Jika hukuman mati dihapuskan, maka para pembunuh sadis (dan juga pengacaranya) akan bergembira ria. Mereka tidak akan segan-segan untuk membunuh orang karena toh hukumannya juga ringan. Toh dipenjara beberapa tahun juga bebas. Akibatnya kejahatan yang sadis seperti pembunuhan, perampokan, perkosaan akan merajalela. Toh hukumannya sangat ringan. Lalu bagaimana dalam kasus terpidana hukuman mati dalam kasus narkoba? 

Terlihat Qishah itu kejam tetapi tiap tahun ribuan orang meninggal karena narkoba, jika hukuman penjara Seumur Hidup, itu cuma menghabiskan uang rakyat. Dan lewat Penjara, bisnis Narkoba itu tetap bisa terus berjalan. Semoga yang dihukum mati tidak hanya kurir-kurir narkoba saja tetapi pembuat atau pemberi modal sudah sepantasnya menurut pengelola blog di Hukum mati.

 

Dipublikasi di UMUM | 2 Komentar

Menjelang MEA 2015, Siap Tidak Siap Harus Siap

Anda tentu sudah pernah mendengar tentang AEC ( ASEAN Economic Community) atau yang dalam bahasa Indonesia disebut MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). Tetapi barangkali ada diantara pembaca yang masih bingung, apa sih AEC atau MEA itu? Secara sederhana, AEC atau MEA dapat diartikan sebagai sebuah kesepakatan negara-negara ASEAN tentang kerjasama di bidang tenaga kerja, dimana semua masyarakat di negara ASEAN dapat bekerja lintas negara se-ASEAN dengan mudah tanpa membutuhkan surat ijin atau visa kerja. setiap masyarakat ASEAN berhak melamar pekerjaan di negara kawasan ASEAN dengan syarat yang sama. contoh: Warga negara Vietnam melamar pekerjaan menjadi pegawai supermarket di Indonesia dengan syarat yang sama dengan masyarakat Indonesia. pertanyaannya sekarang, siapkah kita bersaing dengan mereka?

Peluang & Tantangan AEC 2015

Tantangan & peluang adalah dimana berbagai daerah belum banyak merespon sehingga hal ini dikhawatirkan akan banyak kesempatan yang hilang. AEC dipilih oleh negara-negara ASEAN untuk meningkatkan ekonomi rakyatnya secara bersama-sama mengingat cara ini merupakan opsi yang paling efisien dibandingkan bila upaya peningkatan kemakmuran dilakukan secara unilateral. Melalui tahapn integritasi pasar domestik sebagai pasar tunggal & integritasi basis produksi sehingga pada akhirnya mendorong peningkatan daya saing dalam menembus pasar global, oleh sebab itu pencapaian MEA dilakukan meliputi 4 tahapan strategis meliputi: pencapaian pasar tunggal & kesatuan basis produksi, kawasan ekonomi yang berdaya saing, pertumbuhan ekonomi yang merata & terintergritas dengan perekonomian global.

Jika Indonesia tidak siap, dikhawatirkan aliran bebas barang, jasa, investasi, tenaga kerja terampil dan modal, akan menjadi ancaman daripada peluang. Dalam menuju Mayarakat Ekonomi ASEAN 2015, Indonesia yang merupakan Negara yang populasinya terbesar dikawasan ASEAN sebetulnya memiliki kekuatan ekonomi yang cukup kuat, selain kekayaan alam yang luar biasa, pertumbuhan ekonomi yang tinggi (4,5%) akan menjadi modal yang penting.

Indonesia dengan luas wilayah mencapai 5.193.250 km2 (mencakup daratan & lautan), & berlimpahnya sumber daya alam (SDA), sebenarnya kita memiliki banyak sekali potensi yang “tertidur” & belum dikelola dengan efektif, efisien & maksimal. Potensi yang “tertidur” tersebut selama ini belum dapat menyediakan lapangan pekerjaan yang cukup bagi masyarakat Indonesia sendiri. kurangnya daya juang, pendidikan (knowladge) & rendahnya kreativitas membuat rakyat kita lebih banyak menjual SDA basic yang belum dikelola lebih lanjut ke luar negeri.

Masuknya warga negara Asing yang ber-mindset entrepreneurial ke Indonesia akan membuat kekayaan alam kita dikelola oleh mereka. Memang hal itu otomatis akan membuat banyak lapangan pekerjaan baru yang bermunculan, tapi yang ironi bangsa kita bekerja pada mereka. bukankah itu artinya kita menjadi tamu di rumah sendiri?

Problem selanjutnya yang akan mendera negara ini pada AEC 2015 juga disebabkan kurangnya kualitas & kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Problem  yang paling terlihat jelas adalah dari faktor bahasa, pengetahuan dan teknologi. Mayoritas penduduk Indonesia yang hampir berjumlah 250 juta ini memiliki kendala di bahasa asing seperti Bahasa Inggris & Mandirin. Padahal ketika kita bicara tentang AEC maka mau tidak mau bahasa akan menjadi sebuah “kebutuhan” mendasar untuk berada di posisi penting sebuah perusahaan. dan sayangnya mayoritas rakyat kita belum siap untuk hal itu. Dari sisi pengetahuan & teknologi, tidak semua rakyat indonesia “melek” teknologi, bahkan di beberapa daerah pedalaman indonesia masih ada masyarakat yang butu huruf, lalu bagaimanakah nasib bangsa ini menghadapi AEC?  Dengan kondisi tanpa AEC saja jumlah angka pengangguran di Indonesia masih tinggi, bagaimanakah setelah AEC? apakah Indonesia akan menjadi tamu di rumahnya sendiri?

Dipublikasi di ISLAMI | Meninggalkan komentar

JERMAN SERUKAN TOLERANSI, PERANCIS MERADANG

 MUSLIM JERMAN MENGECAM KERAS TEROR PARIS

Kanselir Jerman Angela Merkel menunjukan kesediannya berdiri paling depan menentang gerakan anti imigran Afrika utara & Timur Tengah yang beberapa waktu terakhir ini marak. bersama sejumlah menterinya, Merkel turun ke jalan bergabung dengan massa di Berlin yang berunjuk rasa menentang kelompok anti imigran. “Tidak ada tempat buat kebencian, rasisme & ekstremisme di negara ini,” demikian Merkel dalam pidato di Berlin.

Demonstrasi besar di Berlin merupakan perlawanan massa terhadap gerakan Islamphobia  yang dimotori sebuah gerakan yang diberi nama Warga Eropa Patriotik Menentang Islamisasi di Barat (PEGIDA). Unjuk rasa di Berlin itu juga bertujuan menyuarakan kecaman terhadap serangan teroris di Perancis, warga Jerman terbelah antara sikap mendukung PEGIDA & sikap menentang gerakan anti toleran itu.

Dalam demonstrasi  mereka mengibar-ngibarkan bendera Jerman di jalan-jalan di Dresden. sejumlah orang mengangkat spanduk yang antara lain bertuliskan “Hentikan Gelombang Orang Asing Sekarang” poster lainnya berbunyi “Hentikan Multikulturalisme. Tanah Air Saya Tetaplah Jerman”. tampak pula poster bergambar Merkel mengenakan kerudung, hal ini merupakan ejekan kepada kanselir Jerman yang meminta warga Jerman untuk tidak mengikuti demonstrasi PEGIDA. para pemimpin politik telah mendesak PEGIDA untuk membatalkan pawai mereka yang dijadwalkan tiap pekan, menurut para pemimpin tidak ada alasan untuk meningkatkan kebencian terhadap warga Muslim atas nama solidaritas dengan korban teror.

 

SINDIKAT ALJAZAIR MENJADI SOROTAN PERANCIS

Pemerintah Perancis seperti dikutip harian Al-Quds al-Arabi, Secara resmi meminta pakar teroris Aljazair membantu menyelidiki sindikat jaringan yang berada di balik penyerangan tabloid Charlie Hebdo & penyanderaan di supermarket di Porte de Vincennes. Pemerintah Perancis menaruh curiga besar sindikat Aljazair berperan besar dalam penyerangan Charlie Hebdo & penyanderaan di toko swalayan.

komunitas imigran Aljazair di Perancis merupakan komunitas imigran terbesar. Cherif & Said Kouchi, Hamyd Mourad, serta wanita yang menjadi buron, Hayat Boumenddiene pun berasal dari Aljazair. pada 2010 Kouchi terlibat upaya membebaskan tokoh radikal asal Aljazair Ismail Abul Qasim dari penjara Perancis setelah militer Aljazair menggagalkan hasil pemilu parlemen 1991 yang dimenangi Partai Penyelamat Islam (FIS).

sumber : Kompas, Rabu 14 Januari 2015

 

 

Peradaban global kita tidak berjalan sedewasa pengetahuan modern tentang humanisme universal, rasionalitas agama, & etika global lainnya. Saat ini ada banyak kejahtan global merupakan reaksi akibat insuler pengetahuan etik tak berjalan, kasus pembantaian para pekerja di majalah Charlie Hebdo adalah tindakan keji. Namun, parade kekejian lain tak kurang berlalu lalang di depan mata tanpa reaksi & pembelaan. Tragedi Charlie Hebdo tak lebih keji dibandingkan pembantaian 132 murid-murid di sebuah sekolah di peshawar, Pakistan. atau pembunuhan & pelecehan seksual masyarakat sipil oleh tentara sekutu NATO (AS) di Afganistan & Irak selama masa pendudukan. produksi film stereotip seperti Black Hawk Down (2001) & The Interview (2014) juga semakin merumitkan Barat (terutama AS) melihat cermin dirinya secara jernih.

Pembantaian Charlie Hebdo adalah tragedi kemanusiaan, tetapi juga reaksi atas kebebasan berpendapat yang keliru. Perancis meneguhkan diri sebagai salah satu negara eropa yang mempromasikan nilai-nilai demokrasi, kebebasan(liberty), persamaan(egality), & persaudaraan(franternity), tetapi visualisasi Nabi Muhammad & literasi buruk Islam juga bukan karya jurnalistik ideal. Ekspresi kebebasan berpendapat mengalami kecelakaan ketika menyakiti perasaan kelompok lain.

Namun, jika masuk lebih detail, apakah pembantai di Charlie Hebdo para mujahid? Sebuah publikasi 10 tahun lalu tentang Cherif Kouachi menggambarkan siapa sesungguhnya dia. Kouachi punya rekaman kriminalitas terkait aksi bom bunuh diri. Ia keturunan Aljazair & hampir seumur hidup tinggal di Perancis yang sekuler. Ia pemabuk, pengisap ganja & bekerja sebagai pengantar pizza. Bagaimana kita mempercayai  dari sosok ini ada kesejatian nilai Islam yang didapatkan melalui pendidikan yang benar?

Menurut Omid Safi , profesor kajian Islam Amerika Serikat keturunan Iran di Duke University, kasus Charlie Hebdo adalah kesalahpahaman Barat memahami “peradaban lain”. Kesalahan itu terjadi karena tidak cukup banyak pesan suci agama Islam yang sampai. Mereka memahami Islam atau peradaban non-barat dari realitas  sosial-ekonomi-politik minoritas Muslim di negara-negara Barat. Realitas itu sering memperlihatkan wajah buruk komunitas Muslim dibanding pesan normatif Islam yang penuh kebajikan.

Bagi Safi, Charlie Hebdo harus dibaca sebagai akumulasi kefrustrasian dari ketidakadilan terhadap warga minoritas. Jika Perancis menyebutkan menyebutkan kartun-kartun satir agama sebagai ekspresi kebebasan di bandingkan dengan blasphemy (pemberitaan yang menghina keyakinan agama),  seharusnya kebebasan itu juga mempertimbangkan psikologi keberatan kelompok Muslim minoritas imigran yang rata-rata pengetahuannya terbatas tentang  motif “kebebasan ganjil” itu.

Tindakan Kouachi bersaudara buakan saja membunuh “kafir”, tetapi juga seorang polisi, Ahmed Merabet, yang memohon tidak ditembak, dan seorang editor majalah Moustapha Ourrad-keduanya Muslim-menunjukan ini sama sekali bukan masalah Barat versus Islam, tetapi problem kewarganegaraan di sebuah negara Eropa.

Dipublikasi di UMUM | Meninggalkan komentar

HIJAB MODERN & SYAR’I

Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Alhamdulillaah, akhirnya punya waktu senggang  juga buat ngisi blog ini. Hmm, kali ini ane mau ngbahas sedikit tentang Hijab. Okehh, Cekidooot !! hehe 😀

Pagi tadi ane buka FB, terus liat gambar-gambar foto contoh “Jilbab Modern” yang di-share sama slah seorang temen FB ane di Beranda Facebook . Memperihatinkan, karena hampir semua yang mereka share adalah hijab yang bila dipakai pakaian hijab itu masih “memperlihatkan” auratnya dengan menonjolkan bentuk/lekuk tubuh. Dan yang lebih memperihatinkan lagi saat itu ada banyak muslimah yang justru malah kelihatannya tertarik dengan hijab-hijab yang tidak syar’i  itu. Masya Allaah… Jadi teringat sabda Rasulullah ; “ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat:  Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti  itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.”  ( HR. Muslim no. 2128)

Banyak muslimah yang saat memutuskan untuk berhijab hanya karena untuk mengikuti trend semata.  Jadi jangan heran saat kita temui seorang muslimah yang saat ia berada di mall (pusat perbelanjaan), tempat kerja, atau di kampus ia selalu memakai hijab–yang indah–tapi saat berada di rumah atau di kesehariannya yang lain dia melepas hijabnya sekalipun di tempat itu ada laki-laki yang bukan mahramnya.  Dan salah satu penyebab sebagian muslimah bersikap demikian mungkin karena mereka belum tahu jika hukum berhijab itu bukanlah sunnah melainkan WAJIB.

Rasulullah pernah bersabda ; “ Wahai Ali pada malam Mi’raj ketika aku pergi ke langit aku melihat wanita-wanita  umatku  dalam azab dan siksa yang sangat pedih sehingga aku tidak mengenali mereka. Oleh Karena itu, sejak aku melihat pedihnya azab neraka, aku menangis. Aku melihat wanita yang digantung dengan rambutnya dan otak kepala mendidih adalah wanita yang tidak mau menutupi rambutnya dari pandangan laki-laki yang bukan mahramnya”

Berdasarkan dua Hadist Rasulullah di atas, Allah telah menyediakan azab yang sangat pedih bagi muslimah yang tak mau berhijab. Lalu bagaimana sikap kita setelah ini? Takutkah kita akan azab ini? Apa hadist itu menunjukkan bahwa berhijab hukumnya hanya sunnah? Jika memang sunnah tentu Allah takkan mengazab hamba-Nya yang meninggalkan sunnah. Naudzubillaah…

Jadi untuk saudari-saudariku yang muslimah  tutupi rambut dan aurat kalian kemudian segera berhijablah bagi yang belum. Dan bagi yang sudah berhijab, perihalah hijabnya dan pastikan hijabnya itu syar’i atau sesuai syariat yah sista 🙂

Berikut sedikit penjelasan tentang Hijab Syar’i :

Sebelumnya FYI  tentang “penutup kepala” nih, tahukah kita beberapa agama lain juga punya penutup kepala  atau kerudung versi mereka. Lihat gambar ini dech :

Nah loh kalau dilihat ternyata “penutup kepala” atau kerudung yang lagi ngtrend saat ini termasuk yang ane liat tadi pagi di beranda FB kok banyak yang menyerupai kerudung  katolik, sama yahudi ortodoks yah.  Jadi inget sabda Rasulullah, “Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka”. Wah berarti harus lebih perhatiin lagi pakai kerudungnya biar nggak tasyabbuh atau menyerupai identitas kaum/agama lain. Karena kerudung wanita muslim adalah yang bersifat sederhana tanpa hiasan berlebih dan tanpa dibentuk jadi yang aneh-aneh. Okeh ukhti harap diingat yaa jaga kerudungnya jangan sampai tasyabuh. (iyaa, bawel banget) hehe 😀

Sekarang coba lihat juga hadist rasulullah yang ada di paling atas tadi yang ane cetak tebal yang kata-katanya begini;  “kepala mereka seperti punuk unta yang miring”.

Ternyata kerudung model beginian juga nggak boleh ya ukhti. Nah klo yang nggak seperti punduk unta itu ini ukhti:

“Penutup kepala” atau kerudung merupakan bagian dari hijab. Sedangkan jilbab itu adalah  pakaian  yang  menutup seluruh tubuh. (hehe, ane baru tau kalo jilbab dan kerudung itu artinya beda) So, hijab syar’i  yang bener itu salah satu contohnya katanya sih yang seperti di gambar ini ukhti 😀

Ternyata berhijab itu nggak bisa sembarangan yah ukhti harus yang betul-betul menutup aurat. Sesuai dengan arti dari hijab itu sendiri yakni pembatas, yang berfungsi sebagai pembatas atau penutup keindahan–juga lekuk–tubuh wanita yang terlarang untuk di lihat oleh mereka yang bukan mahramnya. Termasuk kerudung atau khimarnya yang juga berfungsi sebagai pembatas atau penutup keindahan tubuh seorang wanita–dalam hal ini kepala dan rambut. Namun sayang banyak muslimah yang justru malah menghias kerudungnya dengan berbagai macam bentuk yang sesungguhnya bertentangan dengan syariat.

Saudariku janganlah jadikan kerudungmu sebagai pengganti rambut sebagai media hias untuk memperindah diri. Hindari fashion hijab masa kini yang bertentangan dengan syariat, karena kerudung juga hijab wanita muslim adalah yang bersifat sederhana yah sista. 🙂

1452458_218105468360688_264535778_n

Duuuhh, kelihatannya ribet yah banyak peraturannya. Tapi kalau dilihatnya pakai mata hati terus dijalani dengan keikhlasan sepenuh hati sih sepertinya nggak bakal ribet deeehh. (woy, kate siape kagak ribet??) Ya kalo kata ane sih kayaknya  nggak ribet. Beeuuuhh, hehe 😀

Hijab dalam islam adalah bentuk kecintaan Allah pada kaum hawa. Sebab hijab itu melindungi kehormatan si pemakainya. Percayalah apa yang Allah perintahkan untuk kita adalah sebuah kebaikan. Kalo ragu coba deh lihat artikel-artikel disini, di dalamnya ada bukti-bukti bahwa semua yang Allah perintahkan itu semata-mata adalah untuk kebaikan hamba-Nya.

Kesederhanaan dalam berhijab juga merupakan sebuah ujian untuk seorang muslimah. Bisakah ia patuh pada perintah Allah semasa hidupnya di dunia. Perlu diingat bahwa kita hidup di dunia tidaklah lama. Umur kita di dunia mungkin hanya 63 tahun seperti umur Rasulullah, bisa juga kurang. Kalaupun lebih apa umur kita bisa sampai seratus tahun. Bandingkan dengan hidup kita kelak di akhirat kita akan hidup disana lebih dari 100 tahun, 1000 tahun, atau 10.000, atau bahkan  SEMILYAR  tahun. Karena hidup kita di akhirat adalah SELAMA-LAMANYA. Tinggal kita pilih mau mengingkari perintah Allah di dunia lalu masuk neraka atau patuh kepada Allah kemudian hidup di surga untuk selama-lamanya. Begitu sista 😀

*       *       *

Coba simak percakapan ringan antara wanita muslim dan non muslim asal inggris berikut ini :

Wanita Non Muslim: “Kenapa dalam Islam wanita tdk boleh jabat tangan dengan pria?”

Wanita Muslim menjawab : “Bisakah kamu berjabat tangan dengan ratu elizabeth?”

Wanita Non Muslim : “Oh tentu tidak bisa! cuma orang² tertentu saja yg bisa berjabat tangan dengan ratu.”

Wanita Muslim menjawab : “Wanita wanita  kami (muslimah) adalah para ratu, & ratu tidak boleh berjabat tangan dengan pria sembarangan ( bukan mahramnya)”.

Lalu Wanita Non Muslim bertanya lagi, “Kenapa perempuan islam menutupi tubuh dan rambut mereka?”

Wanita Muslim tersenyum dan punya 2 permen, ia membuka yang pertama terus yang satu lagi tertutup. dia melemparkan keduanya kelantai yang kotor.

lalu Wanita Muslim bertanya: “Jika saya meminta anda untuk mengambil satu permen, mana yang anda pilih?

Wanita Non Muslim menjawab: “Yang tertutup..”

Wanita Muslim berkata: “Itulah cara kami memperlakukan dan melihat perempuan kami”.

 

 

Dipublikasi di ISLAMI | Meninggalkan komentar

TANDA 100 HARI AKAN MENINGGAL

Bismillahirrahmaanirrahiim.. Assalamualaikum Wr. Wb … Manusia yang hidup didunia ini enggak ada yang abadi atau kekal semua pasti akan mati meniggalkan kehidupan didunia ini, tidak ada seorang manusia yang bisa menolak ataupun mengulur waktu saat tiba waktunya kembali kepada SANG PENCIPTA … meski ia bersembunyi dibenteng yang besar lagi kokoh .. kali ini ane mau coba menjelaskan tanda-tanda seseorang manusia yang akan menemui ajalnya.. semoga bahasan ini dapat menjadi pengingat diri ane khususnya & saudara saudari umumnya tuk dapat mempersiapkan tabungan kita didunia ini dengan amal sholeh.. yuk !

Ini adalah tanda pertama dari ALLAH SWT kepada hambanya dan hanya akan disadari oleh mereka yang dikehendakinya. walau bagaimanapun semua orang Islam akan mendapatkan tanda ini hanya saja mereka menyadari atau tidak. tanda ini akan berlaku lazimnya selepas waktu ashar, seluruh tubuh yaitu dari ujung rambut hingga ujung kaki akan mengalami getaran seakan-akan menggigil, contohnya seperti daging lembu yang baru saja disembelih dimana jika diperhatikan dengan teliti, kita akan mendapati daging tersebut seakan-akan bergetar.

Tanda ini rasanya nikmat dan bagi mereka yang sadar dan berdetik dihati bahwa mungkin ini adalah tanda mati, maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah kita sadar akan kehadiran tanda ini. bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian, tanda ini akan lenyap begitu saja tanpa sembarang manfaat …

bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini, maka ini adalah peluang terbaik untuk memanfaatkan masa yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati.

 

TANDA 40 HARI SEBELUM HARI MATI

Tanda ini juga akan berlaku sesudah waktu ashar, bagian pusat kita akan berdenyut-denyut pada ketika ini daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pokok yang letaknya diatas arash (singgasana atau tahta Allah) ALLAH SWT, maka malaikat maut akan mengambil daun tersebut dan memulai persediaannya ke atas kita, antaranya ialah ia akan mulai mengikuti kita sepanjang masa.

Akan terjadi malaikat maut ini memperlihatkan wajahnya sekilas, lalu jika ini terjadi mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan-akan bingung dan linglung seketika …

 

TANDA 7 HARI

Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah kesakitan dimana orang sakit yang tidak makan, secara tiba-tiba ia berselera makan …

 

TANDA 3 HARI 

Pada ketika ini akan terasa denyutan di bagian tengah dahi kita yaitu diantara dahi kanan dan kiri, jika tanda ini dapat dikesan maka berpuasalah kita selepas itu supaya perut kita tidak mengandung banyak najis dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan kita nanti …

ketika ini juga mata hitam kita tidak akan bersinar lagi dan bagi orang yang sakit hidungnya akan perlahan-lahan jatuh dan ini dapat dikesan jika kita melihatnya dari bagian sisi telinganyaakan layu dimana bagianujungnya akan berangsur-angsur masuk k edalam… telapak kakinya yang terlunjur akan perlahan-lahan jatuh ke depan dan sukar ditegakan.

 

TANDA 1 HARI

Akan berlaku sesudah ashar dimana kita akan merasakan satu denyutan di sebelah belakang yaitu di kawasan ubun-ubun dimana ini menandakan kita tidak akan sempat untuk menemui waktu ashar keesokan harinya …

 

TANDA AKHIR

Akan terjadi keadaan dimana kita akan merasakan sejuk dibagian pusat dan rasa itu akan turun kepinggang dan seterusnya akan naik ke bagian Halkum. ketika ini hendaklah kita terus mengucap kalimat SYAHADAT dan berdiam diri dan menantikan kedatangan malaikat maut untuk menjemput kita kembali kepada ALLAH SWT yang telah menghidupkan kita dan sekarang akan mematikan pula …

 

 

Dipublikasi di ISLAMI | Meninggalkan komentar

CELOTEH GUE

Assalamuallaikum Wr Wb, BLOG ini Ane bikin Insya Allah bermanfaat buat banyak orang, Amiien ..

Karna sebaik-baiknya Manusia, ialah yang berguna bagi Sesamanya.

Ane sendiri bingung mau menuangkan apa di BLOG ini, karna saking banyaknya yang Ane pengen tuangkan di BLOG ini.

 

Sampingan | Posted on by | Meninggalkan komentar